Langsung ke konten utama

MAKROMOLEKUL

Weni Dewi Ratri
XII MIPA 1/35

  1. Apa itu Makromolekul  

    Makromolekul adalah molekul raksasa dengan rantai sangat panjang yang tersusun dari molekul-molekul sederhana (monomer). Senyawa yang termasuk  makromolekul adalah polimer dan biomolekul (karbohidrat, protein, lemak).

  2. Bagaimana permasalahan plastik di Indonesia

    Masalah sampah plastik di Indonesia lagi-lagi menjadi sorotan publik. Melihat perkembangan masalah sampah plastik, agaknya pemerintah memang sudah harus mempercepat perbaikan sistem pengelolaannya.
    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, pada tahun 2010 ada 275 juta ton sampah plastik yang dihasilkan di seluruh dunia. Sekitar 4,8-12,7 juta ton diantaranya terbuang dan mencemari laut.
    Indonesia memiliki populasi pesisir sebesar 187,2 juta yang setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48-1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan.

  3. Analisis dampak positif dan negatif permasalahan plastik di Indonesia?

    •     DAMPAK POSITIF PLASTIK :

    1.     Mempermudah membawa atau mengemas suatu barang,makanan.

    2.     Untuk sebuah wadah.

    3.     Untuk perabotaan rumah tangga anti karat dan tidak mudah pecah bila jatuh.

    •      DAMPAK NEGATIF PLASTIK :

    1.     Membuat gundukan sampah yang sangat sulit penguraianya.

    2.     Dapat menjadi sumber penyakit bila salah penggunaanya.

    3.     Gundukan sampah dapat mejadi sarang nyamuk dan serangga lain.

    4.     Sampah plastik dapat membuat saluran saluran air,sunga,laut,pantai dapat tercemar dan merusak keindahan trumbu karang dilaut dan dipantai.

    5.     Membuat tanah tercemar karena plastik sulit umtuk diuraikan.

    6.     Jika dibakar juga akan berbahaya untuk mahluk hidup dan juga udara.

  4. Solusi permasalahan plastik?

    1. Berhenti Menggunakan Sedotan Plastik

    2.  Membiasakan Membawa Tas Belanja

    3. Mendaur Ulang Sampah Plastik

    4. Menggunakan Tempat Makan Plastik yang Dapat Digunakan Kembali

    5. Kurangi Menggunakan Popok Sekali Pakai

    6. Hindari Membeli Makanan Berkemasan Plastik

    7.  Menghindari Penggunaan Produk Pembersih yang Mengandung Microbeads

  5. Alat dan bahan Edible film? (https://youtu.be/BxOUR47_eTg)

    Edible film adalah lapisan yang menjadi pelindung makanan dan bisa dimakan dan mempunyai sifat seperti plastik. Biasanya terbuat dari gelatin,protein atau pati - patian.

    • Alat :

    1. Timbangan

    2. Temperatur suhu

    3. Cetakan

    4. Gelas ukur 

    5. Spatula

    6. Dehidrator 

    • Bahan :

    1. 30 gram gelatin

    2. Air

Komentar